1. Daun Insulin (Costus igneus)
Daun Insulin dikenal luas sebagai herbal pendukung kontrol kadar gula darah. Bahan alami ini telah digunakan secara tradisional dan modern dalam formulasi herbal diabetes.
- Cocok untuk sediaan kapsul, serbuk, maupun teh herbal.
- Dapat dikombinasikan dengan herbal lain untuk efek sinergis.
- Stabil untuk konsumsi jangka panjang sesuai aturan pakai.
2. Kayu Manis (Cinnamomum burmannii)
Kayu Manis membantu mendukung sensitivitas insulin tubuh dan memberikan aroma dan rasa alami yang disukai konsumen.
- Cocok untuk minuman serbuk, kapsul, maupun sirup herbal.
- Mudah dikombinasikan dengan jahe, kunyit, atau herbal pahit.
- Membantu meningkatkan palatabilitas produk.
3. Pare (Momordica charantia)
Pare mendukung metabolisme glukosa secara alami dan banyak digunakan dalam formulasi herbal tradisional Asia.
- Ideal untuk kapsul atau ekstrak cair.
- Dapat diformulasikan dengan bahan penyeimbang rasa.
- Cocok untuk produk fokus metabolik.
4. Sambiloto (Andrographis paniculata)
Sambiloto mendukung fungsi metabolisme tubuh dan digunakan secara luas dalam jamu dan obat tradisional.
- Cocok untuk kapsul dan tablet herbal.
- Perlu dikombinasikan untuk menyeimbangkan rasa pahit.
- Effektif untuk produk fokus kesehatan menyeluruh.
5. Serat Alami (Inulin / Psyllium Husk)
Serat Alami mendukung kontrol kadar gula darah pasca makan dan membantu kesehatan pencernaan.
- Cocok untuk serbuk minuman atau kapsul.
- Dapat dikombinasikan dengan herbal ekstrak.
- Memberikan nilai tambah fungsional pada produk.
Nilai Tambah Produk (Untuk Deskripsi Brand)
Formulasi berbasis bahan alami pilihan dapat disesuaikan dengan target pasar dan regulasi.
- Cocok untuk produk private label & maklon.
- Mendukung strategi brand jangka panjang.